Home School Education – Keuntungan dan Kerugian

Home School Education – Keuntungan dan Kerugian

Semakin banyak anak-anak saat ini menerima pendidikan di rumah sekolah. Alasan untuk memilih sekolah di rumah anak-anak mereka bervariasi dari keluarga ke keluarga, namun ada tiga alasan utama mengapa orang tua memindahkan anak mereka dari sistem sekolah umum dan memberi mereka pendidikan di rumah sekolah.

Alasan pertama adalah bahwa sistem pendidikan publik di Amerika Serikat sedang berjuang untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak bangsa dengan buku teks usang, lari ke gedung sekolah dan peralatan yang tidak memadai. Penyediaan pendidikan sekolah di rumah memungkinkan orang tua untuk memiliki kontrol atas kualitas materi pendidikan yang digunakan oleh anak-anak mereka dan kondisi umum di mana mereka dididik.

Alasan kedua adalah bahwa orang tua ingin mengambil alih kendali atas pengaruh anak-anak mereka. Hal ini sering didasarkan pada alasan agama, tapi seringkali, ini hanya karena pendidikan di rumah sekolah akan memastikan anak tersebut mempelajari nilai-nilai yang dianut keluarga dan diajarkan sejak usia dini perilaku apa yang sesuai. Sayangnya, banyak sekolah negeri memiliki reputasi buruk untuk menanamkan disiplin yang baik pada siswa. Hal ini sering mengakibatkan anak-anak berperilaku buruk mengganggu pelajaran dan mencegah teman sebayanya mendapatkan manfaat penuh dari kelas. Disiplin dan penegakan standar perilaku yang tepat merupakan bagian penting dari pendidikan di rumah sekolah.

 

Alasan ketiga banyak orang tua memilih memberi anak mereka pendidikan di rumah sekolah adalah rasa takut akan keselamatan mereka. Kekerasan semakin meningkat dimana-mana dan sistem sekolah negeri belum luput dari tren ini. Kekerasan dalam sistem pendidikan publik semakin memburuk dan tindakan kekerasan individu lebih serius. Sejak peristiwa mengejutkan di Columbine High School terjadi tragedi lebih lanjut yang melibatkan senjata api dimana para guru dan siswa terluka atau terbunuh. Pendidikan di rumah memastikan keselamatan anak-anak yang seharusnya beresiko membahayakan.

Kekurangan Memilih Untuk Homeschooling

Memberikan pendidikan di rumah sekolah bukan hanya soal pilihan orang tua. Dalam kebanyakan kasus, dewan pendidikan negara bagian di mana keluarga tersebut tinggal harus menyetujui keputusan untuk memberi anak sebuah pendidikan di rumah sekolah. Orang yang mengambil tanggung jawab homeschooling harus disertifikasi sebagai guru rumahan, kurikulum harus mengikuti kurikulum negara, dan buku teks dan materi pendidikan lainnya yang akan digunakan harus disetujui oleh negara. Meskipun hal ini mungkin terlihat seperti campur tangan yang tidak semestinya dalam hal pilihan pribadi, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua anak mendapat standar pendidikan yang memadai dan pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap anak yang diasingkan dari sekolah negeri sedang berpendidikan benar

Pendidikan di rumah sekolah mungkin berarti bahwa seorang anak kehilangan kesempatan tertentu yang mungkin tersedia di dalam sistem sekolah umum. Mungkin ada kesulitan dalam menyediakan fasilitas bagi anak-anak atletik untuk mewujudkan potensinya. Anak-anak berbakat berbakat juga bisa dirugikan. Di beberapa negara bagian ada ketentuan untuk anak-anak yang menerima pendidikan di rumah sekolah untuk mengikuti fasilitas seperti dapat mengikuti pelajaran olahraga dan bergabung dengan klub setelah sekolah. Namun, tingkat bantuan yang diberikan kepada orang tua homeschooling tidak seragam dan bervariasi dari negara bagian ke negara bagian.

Kelemahan potensial terakhir untuk mempengaruhi anak-anak yang menerima pendidikan di rumah adalah bahwa mereka tidak akan mengembangkan keterampilan sosial yang akan menjadi penting saat mereka tumbuh dewasa. Interaksi sosial dengan teman sebayanya dan dengan orang dewasa di luar keluarga sangat penting jika seorang anak akan tumbuh dengan keseimbangan kepribadian yang benar dan tingkat keterampilan sosial yang masuk akal. Masalah perkembangan ini dapat dengan mudah diatasi jika anak tersebut tinggal dalam keadaan dimana orang tua homeschooling diberi dukungan dan anak yang menerima pendidikan di rumah diterima di kelas dan kegiatan ekstra kurikuler.

Keputusan untuk menjaga agar anak keluar dari sistem pendidikan publik bukanlah salah satu orang tua yang akan bersikap ringan dan setiap kelebihan pro dan kontra harus memperhitungkan tingkat dukungan yang akan diberikan negara. Namun, jika sistem sekolah negeri terus memburuk, jumlah anak yang menerima pendidikan di rumah pasti akan meningkat.

About The Author