Buruknya Kondisi Udara Jakarta

Kota DKI Jakarta dinilai butuh pilih jalur pemakaian daya bersih paling barukan karna ibukota Republik Indonesia itu dinilai mempunyai satu diantara tingkat polusi hawa yang cukup beresiko. Tayangan pers Greenpeace Indonesia mengatakan pada semester pertama 2016, tingkat polusi hawa Jakarta begitu mencemaskan yakni ada pada level 4, 5 kali dari ambang batas yang diputuskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta tiga kali semakin besar dari standard yang diputuskan oleh Pemerintah Indonesia.

Seperti di ketahui polusi hawa bisa mengakibatkan problem kesehatan yang serius seperti kanker, penyakit kardiovaskular serta pernafasan, terutama untuk grup orang-orang yang rawan seperti anak-anak serta masyarakat lanjut usia.

Sumber paling utama dari polusi hawa yaitu bidang daya, baik itu dari bidang transport serta pembangkit listrik. Daya bersih serta paling barukan telah diperkembang dengan masif di negara-negara lain, implementasi paling efisien berlangsung di taraf kota serta daerah.

Dengan hal tersebut, Jakarta semestinya jadi kota ramah lingkungan serta berkepanjangan hingga bisa jadi contoh untuk kota-kota lain di Indonesia. Begitu utama untuk Jakarta mempunyai system pengawasan kwalitas hawa dengan reguler serta mengambil keputusan tujuan dan langkah yang ambisius untuk kurangi polusi hawa dalam periode waktu spesifik, yang sekurang-kurangnya mesti sesuai sama standard yang sudah diputuskan oleh WHO.

Lalu dalam periode waktu bertahap, penambahan sarana transportasi massal yang bertenaga listrik butuh diwujudkan. Inisiasi pemakaian tenaga surya untuk bangunan umum, pusat perbelanjaan serta di bebrapa tempat tinggal masyarakat harus juga di dukung dengan skema finansial dari pemerintah daerah, serta begitu diinginkan BUMD bisa jadi pemain kunci pengembangan daya paling barukan di Jakarta.

Satu diantara jalan keluar yang di tawarkan oleh Greenpeace untuk mengatasi problem polusi hawa ini yaitu perlakuan di bidang pembangkit, karna Indonesia masih tetap begitu tergantung pada bahan bakar fosil. Sebesar 95 % pemakaian daya di Indonesia masih tetap berasal berbahan bakar fosil seperti batubara serta minyak. Sesaat pemakaian daya paling barukan cuma 5 % dari keseluruhan bauran daya di Indonesia. Kurangi dampak polusi udara di Jakarta denganĀ jasa service ac jakarta untukĀ AC di rumah Anda

About The Author