5 Tips Mendidik Anak Agar Tidak Manja, Keras Kepala dan Hidup Mandiri

Semua orang tua tentu berharap anak mereka dapat tumbuh menjadi anak yang baik, dapat dibanggakan dan memiliki karakter atau sifat yang positif dalam segala hal. Orang tua akan melakukan segala hal demi membahagiakan anak mereka dengan memberikan apa yang mereka inginkan, namun ternyata hal tersebut tidak selalu baik dalam proses mendidik anak. Banyak anak dibiasakan hidup dengan nyaman dan tidak pernah merasa kesulitan dalam hidupnya cenderung menjadi manja dan tidak bisa mandiri. Sebagai orang tua, kita harus berhati-hati dalam mengasuh anak pada masa perkembangan karena setiap didikan yang kita berikan akan berpengaruh besar bagi kehidupan anak di masa depan. Berikut tips bagaimana mendidik anak dengan baik agar tidak manja, keras kepala dan dapat mandiri.

1. Jangan Menuruti Semua Keinginan Anak

Meskipun anda sangat menyayangi anak anda, menuruti segala keinginannya bukanlah cara mendidik anak yang benar. Tindakan tersebut hanya akan membuat anak menjadi anak yang manja dan selalu mengandalkan orang lain. Apabila sejak kecil anak sudah dimanjakan dengan mengikuti segala keinginannya, dampak ke depannya anak akan menjadi tidak mandiri dan malas karena selalu berpikir ada orang tua mereka yang akan memberikan semua yang mereka inginkan. Biasakan anak untuk berusaha mengerjakan tugas sendiri agar mereka dapat belajar bertanggung jawab pada diri mereka sendiri.

2. Jangan Terlalu Banyak Melarang Anak

Rasa keingintahuan anak terhadap dunianya sering kali membuat mereka ingin mencoba melakukannya secara leluasa. Ketakutan orang tua yaitu jika hal buruk terjadi pada anak mereka. Jadi, kebanyakan orang tua memberi larangan atau batasan terhadap hal yang dapat membahayakan anak.

Larangan atau batasan tersebut hanya akan membuat rasa penasaran anak untuk melakukannya dan dapat menjadikan anak berbohong pada orang tua. Komunikasi dua arah merupakan solusi terbaik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak untuk melakukan hal yang mereka ingin lakukan. Beri tahu mereka risiko yang mungkin terjadi dan minta anak untuk berhati-hati. http://www.pelajaran.co.id/2017/08/rumus-skala-peta-dan-cara-menghitung-skala-pada-peta.html

3. Ajari Anak Untuk Tidak Berbohong

Jangan pernah memberikan contoh pada anak untuk berbohong. Ajari mereka selalu terbuka tentang keadaannya dalam segala hal, baik itu menyangkut perasaan atau kendala yang dihadapinya. Jangan biasakan anak tertutup tentang perasaan mereka. Dengan begitu, berarti anda sudah mendidik anak anda untuk jujur dalam kehidupannya.

4. Jangan Menghukum Dengan Kekerasan Fisik

Sering kali sebagai orang tua, kita merasa marah atau kesal terhadap kelakuan anak-anak kita yang buruk dan cara ampuh untuk membuat anak jera yaitu dengan memberinya hukuman fisik. Salah satu contoh tindakan hukuman fisik yang sering dilakukan kebanyakan orang tua adalah memukul. Baik itu menggunakan tangan, kaki atau benda-benda lainnya yang dapat digunakan untuk memukul anak. Hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan.

Apabila anda memiliki anak kecil dan saat mereka melakukan kesalahan, anda dapat memberitahu secara baik-baik dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka tanpa memberikan hukuman fisik dan apabila anda memiliki anak yang usianya mungkin sudah beranjak remaja atau sudah mengerti keadaan, anda dapat menerapkan sistem disiplin terhadap mereka. Kekerasan fisik hanya akan membuat jiwa anak terluka, bukan hanya fisik atau tubuh mereka yang terluka. Itu akan berdampak negatif pada pertumbuhan jasmani dan emosi mereka. Hukuman fisik dalam bentuk apapun hanya akan menakuti mereka dan akan membuat anak semakin tidak menghormati ana, menjadi keras kepala dan memberontak terhadap anda.

5. Kasih Sayang dan Perhatian

Seorang anak akan merasa nyaman dan bahagia jika orang tua mereka menunjukkan kasih sayang dan perhatian pada saat anak membutuhkan hal tersebut. Kepedulian orang tua dalam hal sekecil apapun dapat membantu orang tua dalam mendidik anak. Perhatian bukan berarti berbicara tentang bagaimana anda sebagai orang tua bisa memberikan materi atau barang-barang kesukaan anak, namun juga dalam tindakan, misalnya yang dapat anda lakukan adalah ketika anak belajar, saat itulah anda bisa menunjukkan perhatian dan kasih sayang anda dengan cara menemani mereka, walaupun hanya sekadar duduk di sebelah mereka. Dengan demikian anak akan lebih bersemangat dalam belajar dan apabila ada kesulitan, anda dapat membantu anak memecahkannya. Menjadi orang tua adalah tugas dan tanggung jawab yang mulia. Jadilah orang tua yang dapat dibanggakan oleh anak. Didiklah anak dengan baik, maka anak akan memberikan sukacita bagi keluarga.

About The Author